Senin, 23 Februari 2009

Aktifitas di hari minggu

Minggu pagi, kita ke Monas,..rencana awalnya Farah mau main sepeda, Ayah sudah membawa sepeda dibagasi, Farah juga sudah berpakaian lengkap untuk berolahraga. Memang deh, kalau sama Farah tidak bisa buat janji jauh-jauh hari, pasti selalu ditagih, padahal belum pada waktu yang dijanjikan,..he he he…
Awalnya bunda berfikir mau jalan pagi bareng Farah disekitar rumah saja, tapi…karena Ayah sudah janji mau bersepeda ke Monas, ya sudah….berangkat…….!

Sesampainya di Monas, pk 7.00, suasananya ramai sekali, tempat parkir kendaraan sudah penuh,..Halah….koq ya ramai seperti ini ya, pikir bunda, jadi makin males aja, pastinya didalam udah kayak cendol deh,..he he he…
Jadinya sepeda tidak jadi dikeluarkan, takutnya karena terlalu ramai jadi susah bagi Farah untuk main sepeda, untungnya Ayah bawa raket badminton.
Benar saja, dari pintu masuk sudah berjubel, kalau ketempat yang biasanya, sebelah kanan dari gerbang, sudah penuh,…akhirnya kita kearah kiri, yang memang selama ini jarang kita kedaerah sana,..tapi ternyata, sekarang sudah diperbaharui lho,…sudah ada taman-taman yang cantik,…




tempat duduknya juga banyak,…dan tidak ramai seperti disebelah kanan tadi,..
Akhirnya kita bisa leluasa main badminton tanpa terganggu dengan lalu lalang pengunjung lainnya, tempatnya juga tidak panas, banyak pohon-pohon besar dan rindang.
Tidak ada pedagang yang menawarkan barang dagangannya pula,..nyaman dehh…




Sebelum ketempat parkir, kita naik delman dulu...sekarang tukang delman tidak diperbolehkan memasuki kawasan Monas, sudah 2 tahun terakhir ini, jadinya berputar-putar ke jalan raya didepan Monas saja.

Pulang dari Monas, kita sarapan bubur ayam di daerah senen, itu tempat mangkalnya Ayah dan bunda semasa pacaran dulu, hingga sekaran masih ada aja, rasanyapun tidak berubah.

Dari sana baru kita kerumah Mbah,..disana sudah ada Mbah Tato, tak berapa lama datang Mbah Elly dan Om Lukman.
Seperti biasa, sesampainya dirumah Mbah, Farah pasti minta makan,..he he he..padahal baru saja menyantap buryam hampir satu mangkok tadi….
Gak afdol ya nak ya,..kalau gak nyicipin masakannya Mbah Ti,…he he he

Siangnya, Ayah mengajak Mbah Ti dan Mbah Igit untuk melihat-lihat perumahan di daerah Bekasi Utara, karena ada teman bunda yang mau mengontrak rumah didaerah sana, apabila ada. Nah, Ayah berfikir, Infestasi sekalian membantu teman,..jadi berencana untuk mengambil salah satu rumah di derah sana, lalu dikontrakan keteman bunda itu,..
Setelah melihat-lihat,..dapat dua lokasi yang memang bagus, …mudah-mudahan saja ya jodoh, jadi semuanya dapat berjalan lancar….

Dari sana, kita maem siang dulu di resto dekat sana, tak berapa lama melihat langit di luar sudah hitam pekat, nampaknya akan turun hujan lebat, segera kita berkemas-kemas,..
Benar saja, baru mobil Ayah keluar dari resto tadi, hujan turun dengan sangat lebat, sampai putih,..jarak pandang pendek,..hanya beberapa meter saja, angin bertiup kencang, takut kalau-kalau ada pohon atau baliho yang terjatuh,..jalan-jalan sudah mulai digenangi air.
Sewaktu hampir tiba di rumah Mbah, didaerah buaran ternyata air dijalan sudah setinggi lutut, jadinya mobil Ayah mogok deh,..Farah panik, sampai menangis…kasihan anak bunda,…Farah belum pernah mengalami hal seperti itu sebelumnya,..mana diluar hujan deras sekali,…untunglah tak berapa lama dapat hidup kembali,….
Sesampainya di rumah Mbah, jalanannya tergenang air hingga 30 cm, jadi Ayah memarkir mobil diujung jalan, rumah-rumah tetangga Mbah banyak yang kemasukan air, untung dirumah Mbah tidak,..syukurlah…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar