Jumat, 26 September 2008

Blighted Ovum

Rabu kemarin, waktunya datang ke Dokter Benny untuk cek kandungan yang ke-2.

Kita pergi bertiga kali ini, ditemani Farah juga, tetapi sewaktu bunda dan Ayah masuk untuk periksa, Farahnya gak mau ikit masuk, tetapi lebih memilih duduk diruang tunggu sambil ngobrol dengan tante-tante hamil lainnya,..dasar anak bunda si tukang ngobrol..



Akhirnya masuklah bunda dan Ayah kedalam, tetapi sewaktu diperiksa detak jantung yang seharusnya sudah dapat terdengar tidak ada, sewaktu di usg-pun janinnya belum terlihat, hanya ada kantung rahim yang terlihat kosong, isinya tak terlihat, hingga lamaaa...DR. Benny mengulang lagi, mengulang lagi untuk memastikan ada tidaknya janin, tetapi tidak juga didapat, sehingga dapat dikatakan blighted ovum, atau kehamilan kosong. DR Benny menjelaskan, kalau memang ini blighted ovum, dengan sendirinya akan luluh, keluar dari rahim, jadi bundanya harus waspada, apabila tiba-tiba terjadi pendarahan, agar segera ke rumah sakit, DR Benny juga sudah buatkan surat pengantar apabila sampai terjadi hal seperti itu,...dan apabila tidak, beliau juga menyarankan agar tidak tergesa-gesa dalam menyikapi hal ini, masih ada waktu 2 pekan kedepan, kita lihat lagi, apakah memang positif atau tidak.



Shock,...pastinya.....nangis....kayaknya sampe cape......

Yang pertama bunda lakukan memohon ampun sama Allah SWT,...

Positif thingking,...percaya semuanya yang dia berikan memang pilihan yang terbaik untuk bunda dan keluarga,...itu sudah pasti..

Kita hanya tinggal menanti saat yang ditentukan, untuk memastikannya....

Dibawah ini ada informasi yang bunda dapat mengenai blighted ovum:

Kehamilan Kosong (Blighted Ovum)

Hamil tapi tidak ada bayi dalam kandungan biasa juga disebut dengan kehamilan kosong atau blight ovum. Seperti kehamilan pada umumnya, ibu yang mengalami kehamilan kosong ini juga mengalami terlambat menstruasi, mual dan muntah diawal kehamilan serta terjadi pembesaran perut. Ketika dilakukan tes kehamilan, si ibu dinyatakan kehamilan positif. Hal ini disebabkan karena plasenta juga menghasilkan hormon kehamilan yaitu human chorionic gonadotropin (HCG). Nah, hormon inilah yang memberi sinyal bahwa kehamilan sudah terjadi
Namun sayang, meskipun janin sudah terbentuk, tapi janin tersebut tidak tumbuh berkembang dengan sempurna. Kandungan hanya berupa kantong yang berisi cairan. Seorang ibu akan diindikasikan telah mengalami kehamilan kosong apabila telah dipastikan melalui pemeriksaan USG.

Penyebabnya
Hampir 60% kehamilan kosong disebabkan adanya kelainan kromosom dalam proses pembuahan sel telur dan sel sperma.
Meskipun prosentasenya tidak terlalu besar, infeksi rubella, infeksi TORCH, kelainan imunologi, dan sakit kencing manis/diabetes melitus yang tidak terkontrol.pada ibu hamil dapat menjadi menyebabkan terjadinya kehamilan kosong.
Kian tua usia istri dan suami serta semakin banyak jumlah anak yang dimiliki juga dapat memperbesar peluang terjadinya kehamilan kosong.
Pencegahan
· Melakukan imunisasi pada si ibu untuk menghindari masuknya virus rubella ke dalam tubuh. Selain imunisasi, ibu hamil pun harus selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan tempat tinggalnya.
· Sembuhkan dahulu penyakit yang diderita oleh calon ibu. Setelah itu pastikan bahwa calon ibu benar-benar sehat saat akan merencanakan kehamilan.
· Melakukan pemeriksaan kromosom
· Tak hanya pada calon ibu, calon ayah pun disarankan untuk menghentikan kebiasaan merokok dan memulai hidup sehat saat prakonsepsi.
· Periksakan kehamilan secara rutin. Sebab biasanya kehamilan kosong jarang terdekteksi saat usia kandungan masih di bawah delapan bulan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar